Pada akhir tahun 2025, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat tipis sebanyak +0,03% ke lvel 8.646,94. Penguatan ini berarti menandakan Bursa Efek Indonesia dapat bertahan di zona menguat atau zona positif di tahun 2025, dimana secara tahunan, pertumbuhan IHSG dapat naik sebesar 22%.
Di tahun 2025 sektor sektor seperti sektor finansial dan perbankan tercatat cenderung bertahan relatif baik di akhri tahun dan juga sektor konsumer primer dan barang non primer menunjukkan penguatan hyang relatif kecil karena permintaan domestik relatif stabil. Saham yang paling dominan di tahun 2025 pada umumnya adalah saham mid/small cap dan saham saham besar di LQ45.
Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa memberikan proyeksi IHSG pada 2026 dapat menembus level 10.000 yang dikutip dari berita CNBC. Pak Purbaya kita ibaratkan sebagai insider, yang membocorkan rencana, strategi dan proyeksi bagi Bursa Saham Indonesia. Optimisme dari Pak Purbaya sendiri dapat dilihat kebijakan kebijakan Pak Menteri dan dukungan dari Pemerintah, seperti pada tahun 2025, strategi Pak Purbaya untuk menarik dana dari Bank Indonesia ke perbankan, kemudian memberikan suntikan likuiditas Rp 200 T ke Himbara. Dari respon pasar kita dapat melihat di bawah pimpinan Pak Purbaya, IHSG mengalami kenaikan 22% secara tahunan, sejak awal kepemimpinan beliau, IHSG mengalami kenaikan sekitar 13%
Memasuki tahun 2026 ini, mari kita optimis terhadap kinerja IHSG dan berdoa agar target IHSG ala Pak Purbaya dapat tercapai.
Salam cuan
#ihsg
Related Posts
Cerita Ali di Desa Rappolemba
Hari senin, spesial di satgasfinansial menceritakan cerita cerita di sisi sisi dalam wilayah negara Indonesia,…
Cermin IHSG 2025: Hari Terakhir Bursa 2025
Hari Rabu, 31 Desember 2026 bursa saham Indonesia libur, tidak ada perdagangan baik beli atau…
Tips Memilih Saham Yang Cuan di Tahun 2026
Tahun 2026 hampir di depan mata, tetapi masih bingung apakah mau milih saham ini, atau…